10 Pilihan Pekerjaan Untuk Lulusan Kimia Dengan Gaji Yang Menjanjikan

Dalam mencari pekerjaan, sobat Glidik harus sepenuhnya sadar bahwa pendidikan yang telah kamu jalani itu berharga dan mampu membawa masa depan cerah untukmu. Jujur, saya pribadi seringkali merasa sedih saat saya bertemu dengan seorang lulusan dari universitas ternama, IPK cukup tinggi, jurusan dengan keahlian yang banyak dibutuhkan oleh perusahaan.

Namun sayangnya individu yang saya jumpai ini dalam kondisi jobless atau bahkan bekerja dengan jurusan yang tidak sesuai. Jadi beberapa artikel yang dapat kamu ikuti di blog ini akan menginspirasi pekerjaan apa yang dapat kamu pilih sesuai dengan passion yang kamu miliki. So langsung aja ya kita bahas seputar jurusan Kimia.

Nah, sobat Glidik, pada dasarnya jurusan Kimia ini terbagi menjadi beberapa bagian, mulai dari kimia murni, teknik kimia, dan pendidikan kimia. Tentu saja pembagian kelompok jurusan kimia tersebut ada karakteristik masing-masing yang dapat kamu jadikan sebagai bahan pertimbangan.

Karena jurusan kimia terbagi menjadi kelompok-kelompok yang berbeda, selain memperhatikan universitas yang akan kamu pilih, tentu juga memastikan ketersediaan jurusan kimia yang ada di universitas tersebut termasuk kelompok yang mana. Apakah kelompok kimia murni, teknik kimia, ataukah pendidikan kimia.

Lulusan Kimia

Pilih secara cermat dan perhatikan informasi yang berhubungan.

Kimia Murni

Pada dasarnya, ilmu Kimia memiliki hubungan erat dengan rekayasa. Pada jurusan Kimia Murni, kamu dituntut untuk banyak melakukan eksperimen untuk menemukan hal baru. Pada bidang ini, tentu saja kamu harus memiliki passion untuk melakukan analisa dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi.

Selain itu, kamu juga perlu memiliki imajinasi yang dapat mendukung kemampuanmu, sehingga dapat melakukan penelitian terhadap senyawa tertentu. Bagi kamu yang berada di jurusan Kimia Murni, tentu saja memiliki peluang kerja yang cukup luas. Kamu bisa bekerja di lembaga penelitian di Indonesia, di bidang manufacture, industri agrobisnis, dan bahkan seorang pengajar di perguruan tinggi.

Jadi jangan menyesali seandainya jurusan Kimia Murni bukan merupakan pilihan pertama mu. Cukup jalani dengan penuh semangat, temukan passion dan mulai kembangkan diri.

Teknik Kimia

Untuk jurusan teknik Kimia akan mempelajari mengenai teknik rekayasa proses merupakan ilmu yang mempelajari pengolahan material sehingga menjadi sebuah produk yang dapat diterima oleh lingkungan baik dari segi bentuk, fungsi, dan manfaatnya bagi pengguna.

Peluang kerja jurusan ini cukup tinggi, karena setiap perusahaan manufacture pasti membutuhkan lulusan Teknik Kimia. Selain itu, gaji yang ditawarkan juga cukup tinggi.

Pendidikan Kimia

Berkarir di bidang pendidikan bukan berarti karirmu hanya itu-itu saja, tetapi untuk jurusan Pendidikan Kimia, kamu bisa mengajar di sekolah hingga perguruan tinggi. Selain itu, kamu juga bisa membuka tempat les untuk menerima anak sekolah yang mengalami kesulitan belajar di sekolah.

Namun untuk jurusan pendidikan jangan minder, yak karena kamu juga masih memiliki peluang untuk bekerja di Industri apabila passion yang kamu miliki pada bidang tersebut. Namun tentu kamu membutuhkan perjuangan lebih agar dapat memberikan performa kerja yang optimal.

Setelah mengenal perbedaan kelompok di dalam jurusan Kimia, sekarang saatnya sobat Glidik mulai mengenal kira-kira pekerjaan apa yang dapat kamu pilih untuk persiapan karir di masa depan.

Baca juga : 10 Tips Wawancara Kerja yang Mudah Dilakukan, Kamu Pasti Diterima!

Berikut ini merupakan beberapa alternatif pilihan yang dapat memberikan inspirasi :

1. Material

Ilmu teknik kimia banyak digunakan di industri material. Nah, pada industri ini saran saya adalah kamu dapat memperdalam keahlian pada satu material saja. Misal ketertarikan yang sobat Glidik miliki adalah seputar plastik, maka perdalam plastik. Plastik itu cukup luas cakupannya, mulai dari pengolahan PP dan PET hingga bahan-bahan seperti ABS, PC, dan sebagainya.

Bahkan produk yang dihasilkan beraneka macam, mulai dari spunbond, pvc, perabotan rumah tangga, dan sebagainya. Semakin kamu dianggap ahli, maka gaji yang akan kamu peroleh juga akan semakin tinggi.

2. Product Development

Product Development secara singkat merupakan bagian pengembangan produk di sebuah perusahaan. Umumnya sebuah perusahaan manufacture yang membutuhkan lulusan kimia untuk melakukan rekayasa proses sehingga dapat ditemukan produk baru. Nah, product development dapat menghasilkan produk yang memang benar-benar baru, atau membuat produk yang sifatnya generasi.

Misalkan saja sebuah ember, dahulu tidak ada lekukan yang digunakan sebagai pegangan untuk menuangkan air, tetapi sekarang ada. Selain itu, dari segi material, bagaimana seorang product development dapat menghasilkan produk dengan kualitas tinggi namun biaya material dan produksi rendah, sehingga produk tersebut dapat dijual dengan harga tinggi dan memberikan keuntungan untuk perusahaan yang cukup signifikan.

3. Renewable Energy

Seiring dengan terbatasnya sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui, namun kebutuhan manusia yang semakin meningkat, lulusan kimia juga dibutuhkan pada perusahaan yang bergerak di bidang renewable energy. Pada perusahaan ini, lulusan kimia dapat melakukan penelitian agar dapat menemukan bahan pengganti yang dari segi harga tidak terlalu mahal, namun ramah lingkungan, mudah di dapat, dan mudah untuk digunakan.

Misalnya saja beberapa pabrik kertas sudah menggunakan limbah kertas sebagai bahan baku namun dapat menghasilkan kertas dengan kualitas yang memadai. Sehingga, dapat mengurangi untuk penebangan hutan

4. Agrobisnis

Dalam dunia agrobisnis, jurusan kimia dibutuhkan mulai dari perawatan tanaman hingga pengolahan produk. Bagaimaan mengolah produk secara aman dan enak untuk dikonsumsi. Di negara Indonesia, potensi untuk berkarir di industri Agrobisnis masih cukup tinggi, sehingga tidak ada salahnya jika kamu mencoba untuk menekuni bidang ini.

5. Industri pengolahan limbah

Limbah memang seringkali menjadi masalah di kawasan industri manufacture. Peran untuk lulusan Kimia adalah agar dapat mengolah limbah. Hampir seluruh limbah dapat mengganggu lingkungan, namun alangkah baiknya apabila sebelum limbah tersebut dibuang di saluran pembuangan dilakukan treatment tertentu yang dapat membuat limbah tersebut menurunkan kadar zat berbahayanya.

Selain itu untuk meningkatkan efisiensi, tidak jarang beberapa pabrik mengolah kembali air yang telah terpakai digunakan dalam proses produksi beberapa kali, kemudian baru dibuang. Hal ini dapat mengurangi biaya untuk bagian utility.

6. Quality Control

Pada bagian quality control, tugas lulusan Kimia tidak hanya untuk memperhatikan kualitas hasil produksi saja, tetapi juga perlu memperhatikan akar penyebab hal-hal yang mempengaruhi kualitas hasil produksi. Apakah dari segi lingkungan luar yang kurang bersih atau efek dari senyawa kimia yang ditimbulkan dari pencampuran maupun proses yang kurang sesuai.

Tugas yang penuh dengan tantangan dan kamu juga harus banyak-banyak mengisi pengetahuan agar dapat membantu pekerjaanmu nantinya.

7. Banking

Nah, lulusan kimia juga banyak yang bekerja di bank. Memang sedikit menyimpang, hanya saja di bank kemampuanmu untuk melakukan analisa sangat dibutuhkan. Selain itu terbiasa dengan lingkungan kerja yang menuntut ketelitian yang tinggi, maka bekerja di bank apabila sesuai dengan passion mu juga patut di coba.

8. Wirausaha

Menjadi seorang wirausaha juga nggak kalah keren sobat Glidik. Misalnya saja kamu mengerti macam-macam senyawa kimia, kemudian kamu mencoba untuk membuat sabun. Bisa untuk mandi, sovenir, dan sebagainya. Menjadi wirausaha juga dapat meningkatkan kreatifitasmu sobat Glidik.

Sehingga kamu makin sadar bahwa Kimia tidak melulu kamu harus berkontak dengan zat kimia yang memiliki resiko tinggi saja, tetapi kamu dapat menjalani pekerjaan yang menyenangkan.

9. Peneliti

Peneliti, biasanya memiliki tujuan bermacam-macam. Hal utama adalah untuk kemajuan ilmu pengetahuan. Di Indonesia, lembaga penelitian seperti LIPI merupakan wadah bagi kamu yang memiliki minat untuk meneliti banyak hal. Mulai dari senyawa dari suatu obat, pengecekan limbah, dan sebagainya.

10. Tenaga pengajar

Sebagai tenaga pengajar, tentu saja tidak melulu melakukan kegiatan transfer ilmu saja ya sobat Gldiik. Kamu masih bisa melakukan kegiatan seperti penelitian. Sebagai tenaga pengajar selain memiliki jam kerja yang cukup fleksibel, kamu juga dapat belajar berbagai macam hal. Melakukan penelitian dan mengembangkan pengetahuan. Namun kamu harus memiliki kesadaran untuk terus berkarya dan belajar agar meskipun kamu sebagai tenaga pengajar, kamu juga memiliki prestasi yang cukup membanggakan.

Demikian sobat Glidik, pilihan pekerjaan yang dapat menginspirasi. Terus belajar, kembangkan keterampilan hingga kamu benar-benar diperhitungkan saat memasuki dunia kerja.

Kamu mungkin juga suka :

Ada pertanyaan? Silahkan tulis di kolom komentar!

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan lupa centang bagian bawah agar mendapatkan notifikasi kalau pertanyaanmu sudah kami balas.