Kemampuan Negosiasi

7 Cara Meningkatkan Kemampuan Negosiasi

By

Sobat Glidik, ternyata kemampuan negosiasi dapat memberikan banyak manfaat dalam kehidupan kita sehari-hari, salah satunya adalah saat berada di tempat kerja. Nah, negosiasi sangat berbeda dengan kemampuan komunikasi. Seseorang bisa berkomunikasi dengan lancar, belum tentu bisa melakukan negosiasi.

Tetapi seseorang bisa melakukan negosiasi, tentu saja dia bisa melakukan komunikasi dengan baik. Kok bisa gitu? Yup, karena negosiasi merupakan proses komunikasi yang cukup kompleks.

Ada suatu hal yang diperjuangkan di dalam proses negosiasi sehingga seorang negosiator harus mampu melakukan komunikasi sekaligus berpikir secara cepat dan berani mengambil keputusan dengan pertimbangan matang. Tentu saja semua hal tersebut harus dilakukan dalam waktu yang singkat.

Kemampuan Negosiasi

Kunci dari melakukan negosiasi adalah latihan. Seseorang nggak akan secara tiba-tiba dapat melakukan negosiasi dengan baik. Mereka pasti memiliki jam terbang yang disertai dengan wawasan terkait yang digunakan saat melakukan negosiasi.

Jadi untuk menjadi negosiator yang handal, selama kamu memiliki kemauan belajar yang tinggi, tentu saja kamu dapat meningkatkan kemampuanmu secara mandiri. Di tempat kerja, negosiasi tidak hanya dibutuhkan pada posisi tertentu saja seperti marketing.

Namun bagi saya semua jabatan membutuhkan seseorang yang terampil dalam melakukan negosiasi. Hal ini dikarenakan dengan memiliki kemampuan negosiasi, saat ada kebutuhan pengajuan suatu program tertentu terkait di dalam departemen tempat sobat Glidik bekerja, maka kemampuan negosiasi inilah yang dapat membantu.

Mulai dari menegokan kebutuhan akan budget, mengapa harus kegiatan tersebut, bahkan dengan kemampuan negosiasi kamu bisa mengetahui secara detail mengapa program yang kamu ajukan tidak disetujui oleh manajemen. Meskipun ditolak, bukan berarti tidak boleh mengajukan lagi. Itulah mengapa dibutuhkan alasan-alasan mengapa program yang kamu ajukan pada saat itu mendapat penolakan.

Nah, berdasarkan ilustrasi pada paragraph sebelumnya, tentu saja negosiasi perlu menjadi salah satu soft skill yang harus kamu miliki agar dapat survive di dunia kerja. Pada artikel kali ini akan membahas bagaimana cara meningkatkan kemampuan negosiasi yang dapat kamu lakukan secara mandiri. Yuk langsung aja simak baik-baik ya guys…

1. Banyak membaca literature sehingga update masalah terkini

Untuk meningkatkan kemampuan negosiasi, tentu sobat Glidik harus banyak melakukan kegiatan isi otak seperti membaca, diskusi, mengamati lingkungan, dan menanamkan kebiasaan tidak menelan mentah-mentah informasi yang diperoleh.

Hal ini dikarenakan ketika melakukan negosiasi, kamu dituntut untuk melakukan segala sesuatunya dengan cepat dan tepat. Merespon pendapat, pertanyaan, bahkan mengajukan keinginan yang kamu miliki secara tepat.

Oleh karena itulah untuk meningkatkan kemampuan negosiasi kamu harus turut serta meningkatkan pengetahuan yang kamu miliki. Misalnya saja kamu banyak berkecimpung dengan perdagangan dengan produk buku tulis. Maka kamu perlu meningkatkan pengetahuan seputar produk, kenali keunikan setiap produk, apa saja yang bisa ditingkatkan, dan sebagainya.

Carilah data sebanyak mungkin sehingga nantinya orang yang kamu hadapi akan mempercayaimu dan negosiasi berhasil dilakukan.

2. Melatih komunikasi dan ekspresi di depan cermin serta minta pendapat orang terdekatmu apa saja yang masih perlu ditingkatkan

Keberhasilan negosiasi juga dipengaruhi oleh cara sobat Glidik mengendalikan ekspresi dan kejelasan dalam berkomunikasi. Hal ini sangat perlu kamu latih, karena teori hanya akan menjadi teori apabila kamu tidak langsung mempraktekkan secara rutin.

Latihan sederhana adalah dengan melakukan role play dan berbicara di depan cermin. Untuk melakukan role play (bermain peran) kamu bisa minta bantuan kepada rekan yang dirasa mampu, lalu mintalah kritik dan saran hal apa saja yang masih perlu kamu tingkatkan.

Dalam melakukan negosiasi perlu untuk mengendalikan ekspresi, hal ini dikarenakan, ekspresi sering sekali muncul tanpa kita sadari. Jangan sampai lawan negosiasi memahami strategimu hanya dengan membaca ekspresi wajahmu.

3. Mencari kesempatan untuk melakukan negosiasi dimana saja

Latih kemampuan negosiasi dimana pun kamu berada. Negosiator yang handal membutuhkan jam terbang yang tinggi, oleh karena itu, kembangkan kemampuan tersebut dalam kegiatan sehari-hari. Misalnya saat di pasar, tempat makan, bertemu dengan teman, dan berbagai tempat lainnya sehingga selain kamu bisa meningkatkan kemampuan, kamu juga menambah pengetahuan terkait dengan orang yang berbeda-beda yang kamu hadapi.

Keahlian dalam menghadapi karakter manusia yang berbeda juga akan mempengaruhi keberhasilan negosiasi yang kamu lakukan nantinya.

4. Membiasakan diri untuk banyak bertanya terutama pada hal-hal yang kurang jelas dan tidak dimengerti

Banyak bertanya bukan berarti bodoh, seorang negosiator harus benar-benar paham mengenai informasi yang disampaikan. Sehingga pada hal yang baru, yang kurang jelas, tidak ada salahnya kamu bertanya.

Bertanya menunjukkan kamu kritis, agar tidak dinilai negatif oleh orang lain maka bertanyalah hal yang memang benar-benar tidak kamu tahu. Sehingga tidak memunculkan kesan ngetes.

5. Banyak mengamati orang-orang yang kamu anggap ahli melakukan negosiasi

Lakukan pengamatan kepada orang yang sedang melakukan negosiasi, terutama yang kamu anggap ahli. Pelajari strategi yang mereka gunakan, karakter yang mereka bangun, cara berbicara, dan sebagainya. Lakukan prinsip ATM yaitu amati, tiru, dan modifikasi. Kamu tentu akan membangun gaya negosiasi yang membuatmu nyaman.

6. Selalu membiasakan untuk fokus pada tujuan dan keinginan selama melakukan negosiasi

Saat melakukan negosiasi, jangan mudah berubah pikiran. Fokus dan tetap percaya diri pada apa yang kamu inginkan. Tidak masalah apabila mengalami penolakan, kamu tidak perlu berkecil hati. Darisitulah kamu akan belajar menjadi seorang negosiator yang handal.

Kamu bisa melakukan evaluasi apakah permintaan yang kurang realistis ataukah ada hal lain yang menjadi penyebab kegagalan saat melakukan proses melakukan negosiasi.

Baca juga : 6 Kegiatan Produktif Untuk Mengembangkan Skill Secara Otodidak

7. Jangan terlalu mempedulikan gaya negosiasi lawan, kamu memiliki gaya sendiri dan kamu tahu kelebihan dan kekuranganmu sendiri

Udah bisa melakukan negosiasi, hal lain yang perlu ditingkatkan adalah percaya diri. Terapkan bahwa yang mengenal kelebihan dan kekurangan adalah dirimu sendiri, orang lain tidak tahu apa-apa. Jadi saat melakukan negosiasi, ketika sudah mengetahui strategi yang digunakan oleh lawan kamu tidak perlu terpengaruh.

Cukup hadapi dengan gaya yang biasa kamu terapkan dan tetap percaya diri, nyaman dengan dirimu sendiri meskipun berhadapan dengan orang yang memiliki level berbeda.

So, sobat Glidik jangan malas untuk meningkatkan kemampuan negosiasi karena bakal memberikan banyak manfaat sobat Glidik. Misal nego gaji, nego soal target tugas, bahkan nego di pasar lho…kurang keren apa coba kalau udah ngomongin negosiasi. Ya, sementara artikel mengenai negosiasi sampai disini dulu, kita akan sambung dengan topik lainnya. Mungkin mengenai nego gaji ya…udah sempet kesentil dikit tadi…See you…

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like