Mengenal Program Management Trainee Perusahaan Secara Mendalam

Sobat Glidik udah pernah denger istilah Management Trainee belum ya? Biasanya hal ini familiar banget sama sobat Glidik yang masih termasuk golongan fresh graduate. Oke, buat kamu yang masih belum mengenal, atau sudah mengenal tetapi belum secara mendalam, pada artikel kali ini saya akan membahas hal-hal terkait dengan Management Trainee. Penasaran? Tetep lanjutin baca dengan seksama, teliti, dan dihayati.

Program Management Trainee adalah program yang diadakan oleh suatu perusahaan yang bertujuan untuk memperoleh bibit SDM yang memiliki potensi untuk mengembangkan perusahaan dengan menduduki jabatan pada level top Management.

Tujuan program ini adalah untuk memperoleh generasi penerus secara cepat. Biasanya program MT ini dilakukan oleh perusahaan yang mengalami perluasan wilayah secara cepat, seperti membuka cabang di beberapa wilayah dalam kurun waktu yang cukup singkat. Nah, harapan saya, sobat Glidik yang tertarik dengan “akselerasi karir” benar-benar mencermati apa yang saya tuliskan dan menerapkan secara konsisten.

program management trainee

Jadi program Management Trainee (MT) merupakan percepatan karir ya Kak?

Yoi, bener banget. Perusahaan tidak punya banyak waktu untuk memperoleh leader yang akan memegang jabatan sebagai pimpinan cabang atau menduduki level top management. Jadi waktu yang diberikan untuk posisi MT biasanya hanya sekitar 1-2 tahun, namun lebih banyak program yang diberikan hanya selama 1 tahun.

Kebayang nggak kalian bakal diapain aja selama 1-2 tahun sehingga ketika diakhir program, teman-teman yang berhasil melewati program MT sudah menduduki posisi level top management. Eits, jangan keburu ngayal ya…baca lagi lanjutannya karena semua ada usaha yang harus dijalani.

Apa aja sih Kak kerjaannya seorang karyawan Management Trainee ?

Kerjaan seorang karyawan MT secara umum adalah BELAJAR. Hah? Belajar? Iya, belajar tetapi kalian akan memperoleh penghasilan juga. Kamu akan dilatih untuk mempelajari seluk beluk perusahaan sehingga saat dipercaya untuk menjalankan management perusahaan kamu bisa bekerja secara optimal.

Anggaplah kamu hanya diberikan kesempatan untuk menjalani program MT selama 1 tahun saja. Kamu akan menjalani hari-hari dengan belajar di dalam ruangan, maupun di lapangan. Rentang waktu belajar berbeda-beda, ada yang setiap 2 minggu kamu akan diberikan waktu untuk belajar teori, 2 minggu berikutnya kamu akan belajar kondisi lapangan, dan 2 minggu berikutnya kamu harus menyelesaikan proyek sebagai bentuk kepedulianmu terhadap permasalahan yang muncul di lapangan pada saat itu.

Kemudian, hari berikutnya kamu sudah harus mempresentasikan program yang sudah kamu jalani dan proyek yang kamu lakukan serta membuktikan dampak perubahan atas kontribusi yang kamu lakukan.

Tantangan untuk menduduki posisi jabatan MT cukup tinggi, sehingga meskipun memiliki banyak peminat seleksi yang dilakukan juga sangat ketat. Bagi kamu yang menyukai tantangan, posisi jabatan ini dapat menjadi salah satu alternatif pilihan. Namun perlu dipastikan bahwa kamu adalah seseorang yang memiliki kemauan tinggi untuk belajar.

Saya udah daftar Management Trainee berkali-kali, kok masih belum diterima. Memang Management Trainee butuh orang yang seperti apa ya Kak?

Ketika proses recruitment nggak jarang saya menemukan kandidat yang sama beberapa kali dalam rentang waktu sekitar 1-2 tahun. Hal ini tidak hanya terjadi pada tahun yang sama maupun tahun yang berbeda. Ada beberapa hal yang perlu sobat Glidik pahami kenapa sudah beberapa kali mencoba, tetapi masih belum berjodoh dengan MT.

Pertama, meskipun umumnya para pelamar masih tergolong fresh graduate bukan berarti kalian tidak memiliki daya saing di dunia kerja. Tentu kamu harus melengkapi dirimu dengan keterampilan tertentu yang kamu pelajari selama berada di bangku kuliah.

Apa aja? Banyak banget sob, nanti akan saya bahas satu per satu. Keterampilan tersebut mulai dari aktif organisasi, komunikasi yang luwes, kemampuan analisa, dan skripsi bukan dengan judul yang receh.

Aktif organisasi bukan berarti kamu hanya ikut tergabung di dalam organisasi saja, tercatat sebagai anggota. Namun kamu harus memberikan kontribusi secara optimal terhadap kegiatan-kegiatan organisasi yang kamu ikuti. Kamu tidak akan memiliki nilai lebih meskipun kamu tergabung dalam sebuah organisasi namun kamu tidak memberikan kontribusi apa pun.

Selain itu, tentu dengan terlibat aktif dalam organisasi kamu bisa belajar banyak hal. Mulai dari kemampuan untuk mengontrol emosi, berpikir kreatif, percaya diri, kemampuan untuk mengkomunikasikan pendapat, dan masih banyak hal lainnya yang tidak kamu dapat saat berada di kelas selama kamu kuliah.

Semua kamu pelajari dari aktivitas tersebut. Semakin besar kontribusi yang kamu berikan dan juga kemampuan untuk menempatkan diri yang cukup baik, semakin besar peluang kamu untuk lolos ke tahap berikutnya. Namun demikian, meskipun kamu aktif organisasi pastikan tanggung jawab utamamu sebagai mahasiswa tidak terlantar yaitu lulus tepat waktu.

Sebagai mahasiswa, jangan pernah menyepelekan sebuah skripsi. Skripsi merupakan buah pikiran mu, tentu saja skripsi merupakan tolak ukur sejauh mana pemahaman teori selama duduk di bangku kuliah dan dibuktikan dalam sebuah penelitian.

Sayangnya, tidak semua mahasiswa memiliki pemahaman bahwa skripsi itu bertujuan untuk menguji teori. Hal ini mengakibatkan mereka kurang bisa memberikan hasil penelitian yang optimal. Selain itu banyak mahasiswa yang melakukan plagiasi, baik dari segi judul maupun teori, terlebih pada variable yang sudah sangat sering diteliti.

Untuk kamu yang ingin memiliki nilai lebih bisa mempersiapkan dengan menggunakan variable yang masih belum banyak orang untuk meneliti. Ketika kamu menceritakan tentang skripsi yang sudah kamu buat, disitu akan tampak sejauh mana logika berpikirmu berjalan, sehingga selain orisinalitas ide, cara kamu menyampaikan juga menentukan setinggi apa nilai jualmu di mata seorang recruiter yang sedang kamu hadapi.

Selama kamu menjalani sebagai seorang mahasiswa, tentu tidak selalu melalui jalan yang mulus bukan saat harus menyelesaikan sesuatu. Nah, jadilah mahasiswa yang bersikap proaktif tidak mudah putus asa saat menghadapi masalah.

Biasakan dirimu untuk selalu memiliki pandangan positif dan selalu fokus pada solusi. Karena di dunia kerja kamu akan menghadapi permasalahan yang beraneka macam, sehingga guankan masa kuliah untuk mengasah potensi yang kamu miliki.

Apakah saat sudah diterima sebagai MT karir saya sudah aman Kak?

Belum tentu ya sobat Glidik. Perusahaan akan selalu memantau proses pembelajaran yang sedang kamu alami. Persaingan selalu ada, pastikan kamu fokus menjalani setiap program yang diadakan oleh manajemen. Ada teman-teman yang sudah menjalani program MT dia ternyata belum menunjukkan performa sesuai dengan harapan manajemen, namun dia masih bisa ditempatkan pada sebuah posisi jabatan pada level tertentu.

Maka akan ditawarakan apakah berminat menduduki level tersebut dan keluar dari kelas MT. Namun ada juga yang memang belum menunjukkan performa yang jauh dari harapan, sehingga dengan terpaksa ia harus dikeluarkan dari program MT dan perusahan tersebut. Itulah mengapa memutuskan berkarir sebagai seorang MT harus memiliki daya juang dan semangat untuk belajar secara konsisten.

Menyukai tantangan, sehingga kamu dapat menyelesaikan program pembelajaran dengan hasil yang memuaskan.

Ketika saya sudah tidak kuat menjalani program MT apakah akan dikenakan penalty?

Untuk penalty, sangat tergantung dengan kebijakan perusahaan. Tentu saja dalam hal ini setiap perusahaan memiliki kebijakan yang berbeda-beda. Sebagai seorang pelamar kamu bisa bertanya langsung pada user kira-kira apakah ada penalty yang akan dibebankan apabila kamu mundur dari program MT dengan keinginanmu, bukan karena hasil penilaian manajemen kamu dinyatakan masih belum memiliki kompetensi yang memadai.

Nah, demikianlah penjelasan yang dapat saya berikan seputar program MT. Semoga bermanfaat bagi sobat Glidik, sehingga dapat mempersiapkan diri mulai dari sekarang. Sampai jumpa di postingan berikutnya ya…

Kamu mungkin juga suka :

Ada pertanyaan? Silahkan tulis di kolom komentar!

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan lupa centang bagian bawah agar mendapatkan notifikasi kalau pertanyaanmu sudah kami balas.