5 Pertanyaan Wawancara Kerja Fresh Graduate, & Cara Menjawabnya

Sobat Glidik dimana pun berada, baik yang sudah bekerja maupun yang belum bekerja pasti sudah tidak asing dengan istilah wawancara atau interview kerja. Buat kamu yang saat ini dalam persiapan memasuki dunia kerja, tentu saja penting banget untuk mempersiapkan supaya bisa memperoleh pekerjaan dengan segera.

Meskipun ada banyak tahapan yang harus dilalui dalam proses rekruitmen, tentu kita tidak boleh mudah menyerah dan harus selalu berusaha untuk memperoleh posisi di sebuah perusahaan impian. Orang boleh ngomong kalau bekerja di sebuah perusahaan ternama itu susah, tetapi selama kita berusaha tentu saja nggak ada yang nggak mungkin.

Saat perusahaan membuka kesempatan bagi para jobseeker untuk bekerja, tentu mereka memiliki banyak sekali pertimbangan. Bukan perkara kalian sangat jenius, pandai, kalian akan memperoleh posisi tersebut, tetapi perusahaan mencari sosok yang tepat. The right man in the right place merupakan istilah yang tidak pernah luntur sepanjang proses rekruitmen.

Perusahaan selalu mencari orang yang tepat untuk mengemban tanggung jawab pada posisi tersebut.

Wawancara Kerja Fresh Graduate

Back to the topic ya… proses rekuitmen secara umum terbagi menjadi dua, yaitu tes tulis dan wawancara. Nah, kalau tes tulis memang benar-benar hanya mengandalkan kemampuan sobat Glidik dalam berpikir. Namun tentu saja sangat berbeda saat menghadapi wawancara kerja.

Selain mengandalkan kemampuan berpikir, juga mengandalkan bagaimana kamu berkomunikasi, menggunakan bahasa yang panjang bertele-tele atau langsung to the point, bagaimana kamu menempatkan diri saat menjalani wawancara kerja, dan masih banyak hal lainnya.

Oleh karena itulah pada artikel ini saya tertarik untuk berbagi tips seputar wawancara kerja terutama bagi sobat Glidik yang masih termasuk kaum freshgraduate.

1.Coba tolong ceritakan diri Anda!

Saat diminta oleh interviewer untuk menceritakan diri Anda, cobalah dimulai dengan mendeskripsikan sobat Glidik sosok yang seperti apa. Misalnya saja menceritakan kelebihan dan kekuranganmu, aktivitas yang kamu lakukan, mengapa menyukai aktivitas tersebut, bagaimana kamu memanfaatkan waktu luang, dan sebagainya.

Intinya, jangan menceritakan kembali apa yang sudah kamu tuliskan di curriculum vitae atau biasa disebut dengan CV. Karena, sebagai seorang interviewer tentu sudah membaca apa yang sudah kamu tuliskan pada CV. Poin penting selama menjawab pertanyaan dari interviewer adalah tidak perlu gugup, tegang, cukup ambil nafas dalam-dalam, keluarkan, dan bersikaplah dengan tenang.

2. Coba ceritakan pengalaman kerja Anda!

Sedih banget kalau saya melontarkan pertanyaan seputar pengalaman kerja, sedangkan kandidat yang sedang berhadapan dengan saya cuman menyebutkan “Saya bekerja di PT X selama 3 tahun dari 2015-2018, kemudian di PT Y, bla…bla…bla…” Itu membosankan bagi saya. Hal ini akan sangat berbahaya jika saat proses recruitmen ada beberapa orang yang diinterview, sedangkan kamu adalah kandidat pada urutan belakang.

Ada baiknya kamu langsung menjelaskan seperti ini “Saya memiliki pengalaman kerja posisi Admin gudang, di PT X selama 3 tahun. Di PT X, karena merupakan pengalaman kerja pertama, saya cukup senang dapat mempelajari banyak hal baru. Bla…bla…bla…” Dengan cara menjawab tersebut akan lebih menarik bagi interviewer.

3. Coba ceritakan aktivitas sehari-hari yang kamu lakukan apa saja?

Jangan hanya menjawab belajar dan bantu orang tua saja. Tetapi perluaslah jawaban tersebut. Misal kamu lebih banyak menghabiskan waktu di dalam rumah kenapa, dan apabila di luar rumah kenapa, kapan waktu belajarnya, dan sebagainya. Intinya jelaskan secara jelas, detail, dan runtut.

Ceritakan hal apa saja yang biasa kamu lakukan berdasarkan pengalamanmu. Nggak perlu terlalu heboh, cukup ketika kita sedang memiliki waktu luang suka melakukan apa saja dan berikan alasannya apa saja yang dapat kamu pelajari saat melakukan aktivitas tersebut.

4. Jelaskan kelebihan dan kekuranganmu apa?

Banyak para pelamar kerja saat proses interview mengalami kesulitan dalam menjelaskan pertanyaan “Apa sajakan kelebihan dan kekurangan yang kamu miliki?” Apa sih yang membuat sobat Glidik kebingungan menghadapi pertanyaan tersebut? Takut dibilang sombong? Narsis? Sok? Atau hal negatif lainnya?

Pada pertanyaan ini, kamu tidak perlu takut dibilang sombong atau hal lainnya karena memang itulah pertanyaannya. Menjawab pertanyaan dengan tepat adalah nilai plus saat interview kerja. Kesalahan lain yang sering muncul adalah jawaban yang diberikan bukan terkait dengan sifat atau karakter, melainkan tentang keterampilan.

Jadi, kalau ada pertanyaan tersebut jangan di jawab “kekurangan saya adalah saya tidak bisa bahasa Inggris” tetapi jawablah sesuai dengan karakter dan kepribadian yang kalian miliki. Oiya, jangan lupa saat menyebutkan kekurangan, sertakan juga solusi bagaimana cara mengatasi kekurangan yang kamu miliki.

5. Prestasi apa yang pernah kamu raih?

Maksud dari pertanyaan ini adalah hal apa yang kamu banggakan selama ini? Perncapaian yang pernah kamu lakukan. Nggak perlu pusing, kalau memang ada ya di jawab ada kemudian ceritakan saja. Tetapi kalau tidak ada kamu bisa menjelaskan “Saya masih belum memiliki prestasi yang bisa dibanggakan, namun saat saya disekolah, saya cukup aktif terlibat di dalam berbagai kegiatan. Mulai dari…bla…bla…bla…” Berikan penjelasan, sehingga interviewer dapat memperoleh gambaran dengan lebih jelas karaktermu seperti apa.

Baca juga : 10 Tips Wawancara Kerja yang Mudah Dilakukan, Kamu Pasti Diterima!

Nah sobat Glidik, semoga artikel ini bermanfaat dan dapat memberikan inspirasi ya. Saya doakan bagi sobat Glidik yang masih proses mencari kerja dapat segera memperoleh pekerjaan yang disukai sehingga betah. Untuk teman-teman yang sudah bekerja, semoga karirnya makin sukses dan dapat meraih prestasi-prestasi di tempat kerja.

Kamu mungkin juga suka :

Ada pertanyaan? Silahkan tulis di kolom komentar!

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan lupa centang bagian bawah agar mendapatkan notifikasi kalau pertanyaanmu sudah kami balas.